Andre Rosiade “Dipaksa” Warga Bertarung di Pilkada Padang

andre rosiade walikota padang

PADANG, HALUAN – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Gerindra, Andre Rosiade dinilai sebagai sosok yang pas memimpin Kota Padang. Dengan segala pengalaman yang dimilikinya, tokoh muda Minang yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam percaturan politik nasional itu diharapkan mampu membawa Padang ke masa gemilangnya.

Bagi masyarakat Kota Padang, Andre Rosiade bukanlah politisi yang dianggap datang ketika tahun politik saja. Andre selalu bisa menjaga konsitensinya dalam berbuat untuk masyarakat Kota Padang. Dia turun lapangan ketika ada bencana, menyalurkan bantuan bagi warga kesulitan, dan selalu menjaga kebanggaannya terhadap Kota Padang yang benar-benar dicintainya. Sebab itu, banyak masyarakat yang berharap, Andre cocok untuk memimpin Kota Padang. Dia diminta turun gunung di Pilkada 2018.

“Masyarakat sudah lama mendambakan perubahan Padang ke arah yang lebih baik. Padang yang madani, dimana masyarakatnya bisa sejahtera. Dari banyak tokoh yang muncul, dan memberikan harapan perbaikan, Andre kami anggap sebagai sosok yang paling cocok memimpin Padang. Dia memiliki karakter yang kuat untuk memimpin Padang. Memiliki ambisi, dan semangat tak bertepi, menjadikan Padang sebagai kota termaju di Pantai Barat Sumatera. Kalau bisa, kami akan memaksa Andre Rosiade untuk bertarung pada Pilkada mendatang,” ucap Harlim Suryana (37), warga Aur Duri, Kecamatan Padang Timur, Selasa (18/7).

Dengan jaringan yang dimilikinya, Andre juga dianggap bisa manjuluak dana pusat untuk pembangunan Kota Padang, dan tidak sekadar mengandalkan APBD dalam pembangunan. Sehingga, harapan pemerataan pembangunan yang diharapkan bisa terwujud. “Andre Rosiade, seperti yang kita ketahui adalah sosok yang sudah malang-melintang di dunia perpolitikan. Di usia muda, dia mampu menjadi pioneer. Itu semua kita lihat saat Pilkada Jakarta. Peran Andre sangat besar dalam memenangkan Anies – Sandi. Dengan jaringan yang dimiliki, kita yakini, Andre bisa membawa dana pusat ke Padang, untuk pembangunan,” tutur Harlim.

Hal yang sama diungkapkan Adrian, warga Simpang Haru. “Andre termasuk yang sering disebut, warga ingin merasakan kepemimpinan anak muda di Pilkada Padang. Banyak yang meminta dan berharap Andre kembali untuk mengikuti pemilihan Wako,” ujar Adrian saat ditemui di Pujasera Sisingamangaraja, Selasa siang.

Untuk Kota Padang, Andre Rosiade punya sejarah panjang.
Pada Pilkada dia sudah membangun basis yang kuat. Bahkan, dari hasil survei, namanya berada di papan atas dan disebut-sebut akan menjadi lawan berat Mahyeldi. Namun, takdir berkata lain, di detik akhir, Andre Rosiade terlempar dari percaturan. Meski demikian, dia tetap tidak kehilangan semangat untuk ikut serta melayani masyarakat. Tidak ikut Pilkada, bukan berarti pengabdiannya berhenti. Malahan, Andre semakin sering membantu masyarakat. “Itu yang membuat salut. Andre Rosiade selalu berada di tengah masyarakat,,” lanjut Adrian.
Hal yang sama juga diungkapkan Medio Rahmat (32), warga Bypass Ketapiang, Kuranji. Dia awalnya mengenal sosok Andre Rosiade dari omongan orang di lapau. Dalam perbincangan, orang-orang menyebut Andre sebagai anak muda yang santun, dan memiliki kharisma kuat. Di lain waktu, takdir mempertemukan Medio dengan Andre. “Andre Rosiade sudah menjadi pembicaraan orang banyak. Di kedai-kedai, dia disebut-sebut akan menjadi calon wali kota, dan itu dianggap bagus, karena dia memiliki semua syarat untuk menjadi pemimpin. Saya pernah bertemu sekali. Dari segala tutur katanya, saya meyakini, dia orang yang cocok membangun Padang. Memiliki misi pembangunan yang jelas, serta bisa mendoktrin masyarakat untuk maju bersama-sama. Dia contoh seorang pemimpin yang berada di depan ketika masyarakat kesusahan, dan juga berada di depan dalam pembangunan. Saya mengharapkan Andre Rosiade maju pada Pilkada 2018,” ungkap Medio. (h/ben)

sumber : http://www.harianhaluan.com/news/detail/65852/andre-rosiade-%E2%80%9Cdipaksa%E2%80%9D-warga-bertarung-di-pilkada-padang/1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *